Lompat ke konten

Alegori: Menggambarkan Sebuah Pesan di Balik Kata-Kata

Apa itu alegori? Bagaimana cara kerjanya? Dan mengapa alegori sangat berguna dalam dunia sastra? Artikel ini akan membahas semua itu.

Intisari

  • Alegori adalah sebuah representasi dalam bentuk dongengan atau cerita pendek yang memperlihatkan pesan moral yang tersembunyi.
  • Alegori digunakan untuk memperlihatkan suatu ide tanpa memaparkannya secara langsung, untuk memfasilitasi penyampaian kritik, dan untuk menciptakan efek dramatis yang tinggi.
  • Beberapa contoh alegori terkenal adalah the Tortoise and the Hare, the Lion King, dan the Pilgrim’s Progress.

Apa itu Alegori?

Alegori merupakan penjelasan atau gambaran dari suatu ide atau konsep dalam bentuk yang lebih tidak langsung atau tidak jelas. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani dan kata “allegorein” yang berarti membicarakan atau menyatakan sesuatu secara figuratif atau tersembunyi.

Dalam sisi sastra, alegori adalah hal yang sangat biasa dijumpai dalam karya-karya sastra. Penggunaannya yang konstan dan khas membuat alegori menjadi bagian dari keunikan dalam karya sastra.

Alegori merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menyampaikan pesan moral atau ide-ide yang bertentangan dengan pemikiran-pemikiran lazim. Seiring dengan pekembangan zaman, penggunaan alegori berkembang dari cerita rakyat hingga ke karya sastra modern, film, bahkan lagu.

Cara Kerja Alegori

Alegori bekerja dengan cara menggambarkan sebuah konsep atau ide melalui jenis narasi tertentu yang terdiri dari banyak unsur yang tampak jelaz dan benar secara harfiah. Namun yang tampak pada permukaan hanyalah cerita yang sebenarnya berisi gambaran atau metafora.

BACA JUGA  Surat Dinas: Sejarah, Signifikansi Budaya, dan Status Saat Ini

Contoh cerita dongeng yang terkenal dan menggunakan alegori adalah the Tortoise and the Hare, cerita tentang kura-kura dan kelinci yang berlomba lari. Cerita sebenarnya berasal dari Yunani kuno dan bercerita tentang seorang kelinci yang terlalu percaya diri dengan kemampuannya dan dengan angkuh mengabaikan kura-kura yang justru memenangkan perlombaan.

Kegunaan Alegori

Alegori sering digunakan untuk memfasilitasi penyampaian kritik atau sudut pandang kontra yang harus disampaikan secara halus. Di samping itu, alegori juga berguna untuk menciptakan efek dramatis yang tinggi dalam karya sastra.

Karya-karya sastra seperti Animal Farm karya George Orwell dan the Pilgrim’s Progress karya John Bunyan merupakan dua contoh karya sastra yang menggunakan alegori secara brilian. Animal Farm menyajikan sebuah kritik rancangan sosialisme a la Soviet, sementara the Pilgrim’s Progress menyuguhkan perjalanan rohani seorang tokoh utama melalui sebuah daratan.

Contoh Alegori

Berikut beberapa contoh karya yang menggunakan alegori dan sangat terkenal.

The Lion King

The Lion King mengambil gambaran alegori dari situasi politik di Afrika Tengah. Ketika Mufasa, sang Raja, terbunuh oleh adiknya Scar yang serakah, sang putra Simba mengambil alih tugas sebagai pemimpin Pride Land.

The Pilgrim’s Progress

Kitab suci kristen the Bible setidaknya di dalamnya mengandung satu buah kisah yang digambarkan sebagai sebuah alegori. Karya ini bercerita tentang seorang pria bernama Christian yang melakukan peziarahan melalui daratan yang dikelilingi oleh banyak godaan.

The Tortoise and the Hare

Cerita ini sangat terkenal dan mungkin sudah tak asing lagi bagi sebagian besar orang. Cerita ini bercerita tentang perlombaan yang dilakukan antara seekor kelinci yang sombong dan seorang kura-kura yang sabar.

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, alegori digunakan untuk menggambarkan suatu ide atau konsep dalam bentuk yang tidak langsung atau tidak jelas. Alegori digunakan untuk memperlihatkan suatu ide tanpa memaparkannya secara langsung, untuk memfasilitasi penyampaian kritik, dan untuk menciptakan efek dramatis yang tinggi. Beberapa contoh alegori terkenal adalah the Tortoise and the Hare, the Lion King, dan the Pilgrim’s Progress.

BACA JUGA  Teks Puisi Rakyat: Menyelami Kekuatan Metafora & Irama

FAQ

Apakah Alegori selalu digunakan dalam semua karya sastra?

Penggunaan alegori bergantung pada jenis karya sastra yang dihasilkan dan tergantung pada tujuan pengarang saat menulis.

Mengapa Alegori banyak digunakan dalam karya sastra terkenal?

Alegori digunakan untuk memfasilitasi penyampaian kritik atau sudut pandang kontra yang harus disampaikan secara halus. Di samping itu, alegori juga berguna untuk menciptakan efek dramatis yang tinggi dalam karya sastra.

Bagaimana cara membuat dan menulis alegori?

Memilih metafora atau gambaran yang tepat untuk menggambarkan suatu ide atau konsep, menggunakan bahasa atau narasi yang dapat diinterpretasikan bermacam-macam, dan memastikan bahwa bagian yang merupakan metafora sesuai dengan rencana cerita adalah beberapa cara untuk membuat alegori.

Apa bedanya antara alegori dengan simbol?

Alegori dan simbol mempunyai kemiripan yang tinggi. Namun, perbedaannya terletak pada cara ketidakterangkapan metafora. Simbol tidak memiliki makna tersembunyi dibalik cerita atau gambaran sementara alegori didesain sedemikian rupa untuk mempunyai makna tersembunyi yang harus diinterpretasikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *