Lompat ke konten

Kerajaan Singasari: Sejarah Dan Kesuksesan Yang Mendunia

Kerajaan Singasari, juga dikenal sebagai Kerajaan Panjalu, adalah salah satu kerajaan di Nusantara yang terletak di sebelah timur Pulau Jawa. Kerajaan ini terkenal dengan keberaniannya dalam menghadapi serangan musuh dan kemampuan mereka dalam mengembangkan kebudayaan dan seni.

Berikut adalah beberapa fakta mencengangkan tentang kerajaan Singasari.

Poin Utama

  • Kerajaan Singasari didirikan pada tahun 1222 oleh Ken Arok, seorang prajurit yang tidak memiliki keturunan bangsawan dan berusaha membangun nasibnya di dunia militer dan politik.
  • Keberhasilan militer Singasari dibuktikan dengan penaklukan terhadap Kerajaan Kadiri, setelah ken Arok membunuh Raja Tunggul Ametung dalam suatu duel.
  • Di zaman pemerintahannya yang berlangsung selama 5 tahun, Rajasa, putra Ken Arok, berhasil menaklukkan Kerajaan Jenggala dan memperluas wilayah kerajaan Singasari hingga ke Sunda dan Madura.
  • Selama masa pemerintahan Rajasa, kerajaan Singasari mencapai kejayaannya dalam bidang kesenian dan budaya, terutama dalam seni ukir batu serta pembangunan bangunan megah seperti candi.

Pendirian Kerajaan Singasari

Sejarah kerajaan Singasari dimulai pada saat munculnya Ken Arok, seorang prajurit yang tidak memiliki status sosial yang tinggi dan mencoba membangun nasibnya di bidang militer dan politik. Setelah bergabung dengan pasukan Tunggul Ametung, raja dari Kerajaan Kadiri, Ken Arok mengangkat dirinya sebagai tokoh utama di antara para prajurit.

Suatu ketika, terjadi perselisihan antara Ken Arok dan Tunggul Ametung yang berakhir dengan diadakannya duel. Dalam duel tersebut, Ken Arok berhasil membunuh Tunggul Ametung dan mengambil posisinya sebagai penguasa Kerajaan Kadiri.

BACA JUGA  Kerajaan Mataram Islam: Sejarah dan Warisan Kultural

Kemegahan Kerajaan Singasari

Setelah berhasil merebut takhta kerajaan Kadiri, keturunan Ken Arok mengalami masa-masa pemerintahan yang sukses dan makmur. Selain penaklukkan atas Kerajaan Jenggala, kerajaan Singasari juga berhasil menguasai beberapa wilayah penting di Nusantara seperti Sunda, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Kesuksesan militer Singasari ini tidak akan terwujud tanpa bantuan dari Perdana Menteri Gajah Mada. Ia terkenal karena sumpahnya yang terkenal, ‚ÄúPalapa oath”, yang menyatakan bahwa ia akan mempersatukan seluruh Nusantara di bawah sebuah kerajaan besar.

Selama masa kejayaannya, Singasari juga menjadi pusat seni dan budaya di Nusantara. Salah satu bentuk keahlian mereka yang paling terkenal adalah dalam seni ukir batu, terutama dalam pembuatan relief pada prasasti, tempat ibadah, dan tempat pemakaman orang-orang terkemuka.

Di samping itu, kerajaan Singasari juga dikenal luas karena pembangunan berbagai bangunan megah dan candi yang menjadi bukti kemegahan dan keanggunan kerajaan tersebut.

Kejatuhan Kerajaan Singasari

Namun sayangnya, kejayaan Singasari tidak berlangsung selamanya. Setelah masa pemerintahan Rajasanagara, kerajaan tersebut mengalami kekacauan saat putranya, Wisnuwardhana, naik takhta. Pada masa pemerintahannya, kerajaan Singasari mengalami masalah serius dan akhirnya bertemu dengan kehancuran karena serangan dari Kerajaan Majapahit.

Kesimpulan

Kerajaan Singasari adalah salah satu kerajaan terbesar di Nusantara yang memperoleh banyak kesuksesan dalam bidang militer, budaya, dan seni pada masa pemerintahannya. Meskipun kerajaan Singasari tidak lagi berdiri hingga saat ini, namun sejarah dan peninggalannya tetap diingat dan dihargai oleh banyak orang.

FAQ

Siapa Ken Arok?

Ken Arok adalah tokoh utama dari cerita tentang berdirinya kerajaan Singasari. Ia merupakan seorang prajurit yang selanjutnya menjelma menjadi seorang raja setelah berhasil membunuh Tunggul Ametung dalam duel.

BACA JUGA  Revolusi Rusia: Latar Belakang, Penyebab, dan Akhir Periode

Apa Sumpah Palapa?

Sumpah Palapa adalah sumpah yang diucapkan oleh Patih Gajah Mada dimana ia berjanji untuk mempersatukan seluruh nusantara di bawah satu bendera.

Apa yang menjadi keahlian Singasari?

Kerajaan Singasari terkenal karena keahlian dalam seni ukir batu, pembangunan berbagai bangunan megah dan candi yang menjadi bukti aktifitas pembangunan kerajaan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *